THERMAL OIL HEATER HORIZONTAL

THERMAL OIL HETER PEMANAS ASPAL 

Mesin thermal oil heater atau yang sering kita sebut boilers thermal oil heater  sudah sangat banyak digunakan pada suatu sistem pemanasan pada Industri. Namun, pada kondisi temperature yang tinggi, thermal oil heater  dan sirkulasi oil memerlukan tekanan atau pressure yang tinggi pula agar mencapai set poin temperature 250 sampai 350°C  dimana sistem ini sangat ber evisiensi dalam  pengoprasianya.

Thermal Oil Heater atau hot oil boiler atau heat transfer oil bekerja dengan sirkulasi oil melalui sebuah kumparan yang memanaskan thermal oil yang dipompakan melalui boiler  thermal oil heater tidak seperti boiler air atau uap, proses pemanasan dengan cara ini dapat mencapai suhu operasi di kisaran 300°C tanpa memerlukan pressure atau tekanan tinggi yakni cukup dibawah 3-4bar atau hanya memerlukan tekanan yang dihasilkan dari pompa sirkulasi. Karena bebas dari karat dan kerak seperti yang biasa menjadi masalah pada boiler air dan uap, maka tidak diperlukan lagi make-up water atau steam trap. Akibatnya, biaya keseluruhan dapat ditekan karena biaya pemeliharaan dan operasional lebih rendah di banding perawatan boiler atau yang biasa di sebut boilers steam  maka dari itu untuk kebutuhan industri banyak oirang memilih themal oil heater di karenakan lebih evisiensi dan perawatanya sangat mudah.

PT. Indira Dwi Mitra memiliki tenaga ahli dalam fabrikasi Thermal oil heater, memproduksi sistem thermal fluid atau yang di sebut thermal oil heater yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan customer. Sitem Thermal oil yang kami desain sudah dilengkapi dengan control sistem guna mempermudah operator serta berbagai peralatan lainya seperti intrumentasi. Desain sistem yang benar dan aman sangat penting pada suatu sistem bersuhu tinggi. Ini dipastikan oleh para engineer yang berpengalaman, yang selalu siap membantu  kebutuhan idustri  anda memaksimalkan kinerja sistem. Semua thermal oil heater sudah dicek dan di analisa dengan teliti, serta dites semua fungsinya sebelum dikirim.

Hal yang lebih menarik, yaitu karena sistem thermal oil heater atau Hot Oil Boiler atau Thermal Oil  hanya memerlukan pressure dibawah 4 barg dan sangat safety dari ledakan, maka user pun tidak dibingungkan dengan sertifikat izin dari Depnaker. Serta karena tidak membutuhkan pressure tinggi maka user dapat memangkas pengurangan biaya anggaran project, sebab sistem yang digunakan Thermal Oil Heater  lebih jauh jauh lebih murah daripada sistem Steam Boiler atau hot water boiler .

PERMULAAN PROGRES AWAL   

thermal oil heater pemanas aspal  husus untuk tranfer oil panas di dalam pipa keproduksi  tanki aspal yang di sirkulasikan di dalam tanki produk ada pipa yang di rancang pipa spiral dan dari situlah oil panas tersebut berfungsi untuk memanasi aspal temperature maksimalnya bisa mencapai 200 derajat cc. dan untuk pemanasan aspal tersebut bisa sangat maksimal karena tanki tersebu di kelilingi pipa atau yang di namakan pipa sepiral yang sudah terisi oil panas temperature sesuai yang di butuhkan sudah mencapai.

Kenapa harus memilih Thermal Oil Heater?? 

Beberapa pertimbangan kenapa harus memilih thermal oil heater  dalam hal memproduksi energi panas, karena Thermal oil heater dapat menghasilkan energi panas dengan temperatur tinggi yang hanya bekerja pada tekanan pompa atau bahkan tekanan atmosfear. atau Oli yang dipakai didalam thermal oil heater tidak akan habis dan menguap, kecuali ada kebocoran pada  pipa oli.  Jika terjadi kebocoran, harus direpair dan mengganti oli yang terbuang sesuai ukuran yang ditentukan seperti di awal pada saat mau star up , Gas panas hasil pembakaran memanaskan aliran  oil dalam pipa thermal oil  hataer diruang bakar sebagai panas radiasi dan selanjutnya memanaskan oil di coil konveksi melalui sela2 antar coil  dari sela lorong  api dengan kecepatan tertentu dalam 3 aliran dengan arah berlawanan dengan arah aliran thermal oil heater tersebut.

Dalam thermal oil heater  adalah media penghantar panas yang sifatnya tidak menimbulkan kerak atau kotoran di dalam pipa pipa thermal oil heater sehingga tidak ada biaya yang harus dikeluarkan untuk membersihkan kerak kerak di dalam pipa pipa saluran oli tidak yang biasa dilakukan pada boiler steam. Pipa tahan api yang digunakan tidak akan mengalami kerusakan dikarenakan pipa panas yang dialirkan dengan pompa sirkulasi, hanya saja jangan sampai temperatur oli tidak terkontrol dan melewati ambang batas kemampuan pipa dalam menerima panas  tersebut , Maka dari itu, system safety untuk suplai panas dari api burner harus selalu dalam keadaan baik. Dalam hal ini, Thermocontrol di panel control dan thermocouple harus terintegrasi dengan baik agar kemungkinan overheating tidak terjadi vatal dalam pengoprasianya tersebut.

Sistem pengendali pada panel control dan control part safety pada body di thermal oil heater  di unit tersebut sudah benar benar di pastikan dengan teliti harus dipastikan kondisi dan fungsinya berjalan normal semakin kondisi control baik, maka semakin rendah pula interval operator dalam pemantauan unit thermal oil. Meskipun Thermal oil tidak beroprasi dalam tekanan tinggi, namun spesifikasi pipa harus standar nasional pipa yang akan digunakan untuk boiler. Pipa boiler atau pipa thermal oil heater  memiliki daya tahan panas dan tekanan tinggi. Dalam hal ini, thermal oil heater  harus menggunakan pipa yang tahan dengan temperatur tinggi, Pipa boiler yang lebih tebal, akan lebih mengurangi resiko kerusakan pipa saat menerima panas dalam proses pengoprasian jalan nya produksi tersebut,